SALATIGA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-102 di Desa Bonomerto hari ini resmi ditutup langsung oleh Danrem 073/Makutarama Kol Inf Joni Pardede S.Sos.MM dengan ditandai pemukulan kentongan sebagai tanda resminya penutupan kegiatan TMMD. Dalam acara penutupan tersebut beberapa serangkaian acara diselenggarakan diantaranya merupakan stand bazar UMKM yang memamerkan produk - produk lokal yang berada di daerah Kecamatan Suruh.
Salah satunya Stand Bazar Desa Ketanggi yang mempromosikan produk - produk hasil olahan ibu-ibu PKK seperti "Beras Hitam" dengan istilah Cina Beras terlarang atau beras larangan. Di zaman modern seperti sekarang ini beras hitam sudah bebas untuk digunakan oleh siapapun. Indonesia bahkan menjadi salah satu lokasi budidaya beras hitam terbesar di Asia Tenggara, selain Filipina.
Terbukti nyata berkat bukti-bukti medis dari klaim profil gizi dan kemampuan penyembuhnya, beras hitam kini dinobatkan menjadi salah satu beras yang paling sehat di dunia. Berdasarkan pemantauan Kapendim 0714/Salatiga Serma Yudha dilapangan bazar UMKM yang meramaiakan penutupan TMMD Reguler Ke-102. Produk Beras Hitam menjadi trend tersendiri, hanya dalam waktu beberapa menit ludes diserbu masyarakat sekitar.(*)
Dilaporkan: Imam Chanafi
Danramil 08 Suruh Pun Turut Hadir Dalam Pemutaran Film Naga Bonar 2
Pemutaran Film Naga Bonar 2 Sukses Menyedot Antusiasme Warga Bonomerto
Hiburan Kesenian Rodat Laklada Ramaikan Acara Nobar Di Lapangan Bonomerto
Pesan Wagub Sani Saat Lepas 444 JCH BTH 20, Sempurnakan Rukun Haji, Doakan Jambi dari Tanah Suci


